Porosindonesia.id.”Sungailiat.Pak udin.pak Rudi beserta pak Hane.meminta kepada Kepolisian agar menghentikan aktivitas PIP ilegal yang telah mengganggu Akses keluar masuk nelayan beserta menghalangi pekerjaan para tukang perahu.28/08/2026
Pak Udin bersama pak Rudi juga pak Hane.saat di konfirmasi.mengatakan,kalau mereka dari tahun 2011 sampai sekarang 2026.tidak pernah peduli orang mau menambang di nelayan satu.namun saat ini.
Pak Rudi bersama yang lainnya,sangat resah.diakibatkan jalur atau akses keluar masuk perahu yang mereka buat bakalan tidak bisa turun.diakibatkan jalur ditutup oleh ponton isap produksi.dan juga tailing yang membukit di akses keluar masuk perahu nelayan bakalan tertutup
Pak Tukan beserta tokoh nelayan.meminta ke awak media agar memberitakan biar Kapolsek.Kapolres.Polairud atau Kapolda.mendengar keluhan nelayan.
Mereka meminta agar kepolisian bisa menertibkan PIP ilegal.yang diduga milik Yono.di mana Yono juga dikenal membeli timah dan memiliki Ponton isap produksi(PIP)
Pak rudi bersama masyarakat lainnya.sudah memberi tau Yono sebagai pemilik ponton.agar Jagan bekerja di akses keluar masuknya para nelayan.namun Yono tidak menggubris bahasa manusia para nelayan.(Pura-pura tuli)
Awak media akan mengkonfirmasi Kapolsek.Kapolres.Polairud.Kapolda.mengenai permintaan para tukang perahu dan masyarakat nelayan satu.
Apakah kepolisian yang ada BI Bangka akan merespon keluhan masyarakat mengenai penambangan PIP ilegal atau tidak.jika kepolisian Bangka tidak merespon.berarti kepolisian Bangka tidak mendengarkan printah presiden.tentang 1000 penambang ilegal yang harus ditertibkan
Dilihat dari lokasi.wilayah tersebut masuk wilayah pol Airud polres bangka.jadi yang harus mengambil tindakan penertiban adalah pol Airud polres Bangka.(Abdul Rais)
