Porosindonesia.id Kutacane, 17 Oktober 2025 – Pekan Kreativitas Santri (PKS) 2025 yang diselenggarakan di *Dayah Perbatasan Darul Amin, Aceh Tenggara*, resmi berakhir pada Kamis, 17 Oktober 2025. Kegiatan yang dibuka sejak Rabu, 16 Oktober 2025 ini berhasil menciptakan suasana persatuan, persaudaraan, dan semangat kompetitif di kalangan santri dari berbagai daerah perbatasan Aceh.
PKS merupakan program tahunan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Dayah Aceh melalui UPTD Pengelolaan Dayah Perbatasan dan Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Pagar Air, dengan tujuan mempererat silaturahmi serta memperkuat ukhuwah di antara lembaga pendidikan Islam di wilayah perbatasan. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti oleh lima lembaga besar, yaitu Dayah Perbatasan Darul Amin (Aceh Tenggara) sebagai tuan rumah, Dayah Perbatasan Minhajussalam (Subulussalam), Dayah Perbatasan Safinatussalamah (Aceh Singkil), Dayah Perbatasan Manarul Islam (Aceh Tamiang), dan Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Pagar Air (Aceh Besar).
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan meriah, dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD Pengelolaan Dayah Perbatasan dan MUQ Pagar Air, Sufriyadi, S.T, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan seperti PKS sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, menggali potensi santri, serta mempererat kerja sama antar-dayah di wilayah perbatasan.
Selain sebagai wadah silaturahmi, PKS juga menjadi ajang unjuk bakat dan kemampuan santri dalam berbagai cabang perlombaan, seperti _Tilawah Al-Qur’an Putra-Putri, Qira’atul Kutub tingkat SMP/MTs dan SMA/MA, Kaligrafi, Hifdzul Qur’an 10 Juz Putra-Putri, Pidato Grup dalam tiga bahasa (Arab, Indonesia, dan Inggris), serta Cerdas Cermat Kitab Turats._
Pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Dayah Perbatasan Darul Amin dinilai berhasil menjadi tuan rumah yang unggul, di bawah koordinasi Ra’is Aam Drs. H. Muchlisin Desky, M.M yang bekerja sama dengan Pejabat Pelaksana Utusan UPTD, Martunis, S.E, M.Ak.Si. Para peserta dari berbagai dayah mengaku puas dengan pelayanan dan sambutan yang diberikan oleh pihak panitia. Mulai dari penataan akomodasi, penyediaan tempat menginap, hingga konsumsi yang tertib dan nyaman, semuanya dikelola dengan rapi dan profesional.
Keberhasilan Dayah Perbatasan Darul Amin tidak hanya tampak dalam penyelenggaraan, tetapi juga dari prestasi yang diraih para santrinya. Dalam kompetisi kali ini, Dayah Perbatasan Darul Amin berhasil memborong juara pada berbagai cabang perlombaan, yaitu:

• Juara 1 (2 cabang): Pidato Grup 3 Bahasa, Qira’atul Kutub Putri SMP/MTs
• Juara 2 (3 cabang): Qira’atul Kutub Putra & Putri SMA/MA, Kaligrafi
• Juara 3 (3 cabang): Tilawah Qur’an Putri, Hifdzul Qur’an Putra, Qira’atul Kutub Putra SMP/MTs, Cerdas Cermat Kitab Turats
• Juara Harapan 1 (2 cabang): Tilawah Qur’an Putra, Hifdzul Qur’an Putri
Dengan demikian, total 10 cabang lomba berhasil diraih oleh santri Dayah Perbatasan Darul Amin, menjadi bukti nyata bahwa tuan rumah bukan hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga unggul dalam prestasi.
Untuk menjaga kualitas penilaian, UPTD Pengelolaan Dayah Perbatasan menghadirkan dewan juri berkompeten bertaraf nasional, antara lain: Tgk. Aiyub Bardan, Lc, M.A; Tgk. Dr. H. Abdul Syukur, M.Ag; Dr. Mujtahid Alhafidz, M.A; Tgk. Dr. Marbawi Yusuf, S.H; Tgk. Nazaruddin, M.Sos; Tgk. Suhaimi M. Nur, S.Pd; dan Tgk. Azharuddin dll.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Pekan Kreativitas Santri 2025 di Dayah Perbatasan Darul Amin tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa santri Aceh mampu bersaing dalam semangat ukhuwah dan kreativitas. Semoga semangat ini terus terjaga, menjadi inspirasi bagi generasi muda Islam untuk terus berprestasi dan menjaga nilai-nilai keilmuan serta persaudaraan antar-dayah di bumi Aceh. (Likapri)
