DAERAH

BP2MI Ditahun 2023 Pecah Rekor 35.508 Calon Pekerja Migran Ke Luar Negeri.

Poros Indonesia, Kota Bandung – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menyelenggarakan Verifikasi Dokumen Program Government to Government (G to G) Korea Selatan, bertempat di Kantor BP2MI Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Jum’at (20/1/2023).

Verifikasi dokumen dilaksanakan serentak selama 12 hari kerja di masing-masing kantor BP3MI dan P4MI Jabar, dimulai dari Kamis (12/1/2023) sampai Jumat (27/1/2023) dengan target peserta 4.932 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) mayoritas berasal dari Jabar.

Kepala BP2MI ( Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ) Bapak Beni Ramdhani mengunjungi secara langsung Verifikasi Dokumen Program Government to Government (G to G) Korea Selatan, angkatan Tahun 2023 pecah rekor sebanyak calon Pekerja Migran Indonesia, sebanyak 35. 508 CPMI.

“Dulu kita pernah mengalami tertinggi hanya 24. 000 , bahkan di tahun 2021 hanya 19.000 , Animo semakin tinggi karena dampak keberhasilan kita melakukan sosialisasi untuk menghimbau kepada masyarakat agar memilih bekerja secara resmi,”

“Penyebaran pelaksanaan Dokumen dilakukan setiap UPT ,dulu kan praktek nya tidak adil , diskriminasi, Verivikasi ini dulu hanya di Semarang dan Bandung, bagaimana orang Papua, maluku, Sulawesi Utara ada untuk verifikasi Dokumen hanya untuk membawa 10 lembar Dokumen yang prosesnya hanya butuh 10 menit untuk satu orang yang menghabiskan tiket PP dari Papua 10 juta itu yang disebut Diskriminatif , dan tidak memenuhi rasa keadilan, ujarnya

BACA JUGA :   Sekda dan Forkopimda Kep.Babel jemput kedatanga  Pangdam II Sriwijaya

“Contoh setelah Verifikasi Dokumen ia pulang ke kampung halaman nya ,medical check up datang lagi. Dilaksanakan di mana Cirebon , Jakarta, dan Semarang, padahal medical check up itu biayanya hanya 800 rb , untuk apa dari jauh Kalimantan, Papua, Sulawesi , yang biayanya mengabiskan tiket puluhan juta rupiah , sehingga sekarang Verifikasi Dokumen di laksanakan di masing-masing Provinsi tidak perlu datang ke pulau Jawa, ”

“Medical check up dilakukan di Rumah Sakit – rumah sakit daerah , dulu dipusatkan karena ini era terbuka tidak boleh siapapun termasuk oknum di BP2MI bisnis -bisnis yang menindas mengorbankan rakyat, ujar beliau.

Lanjut beliau untuk penempatannya di Korea ada dua sektor kategori yaitu Sektor Fishing dan manufakturing dan Untuk Wellder pekerjaan yang memiliki keahlian las di Korea di gaji dengan Nominal 29-35 juta /bulan dan beliau berharap dengan bantuan semua elemen media mengkampanyekan , bagaimana Negara memberikan jaminan terhadap anak bangsa yang bekerja diluar negeri , sepanjang ia resmi maka negara akan memfasilitasi kemudahan , pungkasnya. ( DY )

Shares

BACA JUGA

Dasuki mendapat pujian dari bupati dan pengiat wisata di Pemalang.

Ade Darmansyah