DAERAH

Menjahit Senyum, Menumbuhkan Harapan: Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis Warnai HUT Aceh Tenggara ke-52 dan Hari Bhayangkara ke-80

Poros indonesia.id Aceh tenggara. – Tidak ada kebahagiaan yang lebih indah selain melihat senyum kembali merekah di wajah mereka yang selama ini menanti kesempatan untuk menjalani hidup dengan lebih percaya diri. Di balik setiap senyum yang terukir, tersimpan harapan, doa, dan perjuangan panjang yang akhirnya menemukan titik terang.

Jumat (12/6/2026), suasana di RSU H. Sahudin Kutacane dipenuhi nuansa haru dan kebahagiaan. Bukan sekadar kegiatan pelayanan kesehatan, tetapi sebuah ikhtiar kemanusiaan yang menghadirkan harapan baru bagi puluhan masyarakat melalui Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit (langit-langit bocor) secara gratis dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Aceh Tenggara ke-52 dan Hari Bhayangkara ke-80.

Kegiatan sosial tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., unsur Forkopimda, para Pejabat Utama (PJU) Polres Aceh Tenggara, tenaga medis, serta keluarga pasien yang dengan penuh harapan mendampingi orang-orang tercinta mereka.

Sebanyak 21 pasien dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara dijadwalkan mengikuti operasi gratis tersebut. Bagi sebagian orang, operasi ini mungkin merupakan tindakan medis biasa. Namun bagi para pasien dan keluarganya, ini adalah gerbang menuju kehidupan yang lebih baik, kesempatan untuk menatap masa depan dengan optimisme, serta awal baru untuk menjalani hidup dengan rasa percaya diri yang lebih besar.

BACA JUGA :   Warga tiga lingkungan di kelurahan Matras lakukan aksi damai Petisi dukungan tambang rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Aceh Tenggara menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum refleksi pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, tetapi juga kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat. Kami berharap operasi yang dilaksanakan hari ini dapat membawa manfaat besar, menghadirkan kebahagiaan bagi para pasien dan keluarga, serta menjadi awal dari tumbuhnya semangat dan harapan baru dalam menjalani kehidupan,” ujar Kapolres Aceh Tenggara.

Sementara itu, Bupati Aceh Tenggara yang di wakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tenggara Yusrizal, S.T. memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bakti kesehatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan Polri merupakan bentuk kolaborasi yang sangat berarti dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak selalu diwujudkan melalui kata-kata, melainkan melalui tindakan nyata yang mampu membawa perubahan dalam kehidupan seseorang. Ketika pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan Polri bergandengan tangan, maka lahirlah harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA :   MCS BPJS kesehatan KC Pekalongan hadilr di desa Plakaran moga Pemalang.

Di usia ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara dan menjelang Hari Bhayangkara ke-80, bakti kesehatan ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan sejatinya tidak hanya tentang infrastruktur dan kemajuan daerah, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan, kesehatan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.

Dan dari ruang-ruang perawatan RSU H. Sahudin Kutacane hari itu, 21 harapan sedang dirajut kembali. Harapan yang kelak akan tumbuh menjadi senyum-senyum penuh percaya diri, membawa kebahagiaan bagi keluarga, serta menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kemanusiaan akan selalu memiliki tempat di tengah kehidupan masyarakat Aceh Tenggara.(Bakri Andi).

Shares

BACA JUGA

Polres Bangka kembali gelar operasi Aman Nusa ll Menumbing

Ade Darmansyah