Porosindonesia.id Simalungun – Warga Nagori Bangun sordang, Kec. Ujung Padang, Kabupaten Simalungun mengeluhkan kinerja dari Dinas pertanian Kabupaten Simalungun. Hal ini dikarenakan bertahun – tahun warga nagori bangun sordang dusun 5 (lima) dusun Riah Madear yang terdaftar pada RDKK sebagai penerima pupuk bersubsidi tidak pernah menerima pupuk bersubsidi dari pemerintah. Salah seorang ibu rumah tangga yang tak ingin namanya disebut yang ditemui di dusun tersebut mengatakan ” Kami sudah bertahun – tahun tidak pernah menerima pupuk bersubsidi bang, padahal KK dan KTP kami sebelumnya selalu diminta, katanya untuk pendaftaran kelompok tani penerima pupuk bersubsidi namun hingga saat ini kami tidak pernah menerima nya ” terang ibu paruh baya tersebut.
Keberadaan pupuk bersubsidi di Nagori Bangun Sordang, Kec Ujung Padang Kabupaten Simalungun menjadi perhatian serius oleh pemerintah Kabupaten Simalungun sehingga para petani dan masyarakat lainnya dapat menerima pupuk subsidi.
Kordinator pertanian kecamatan Ujung Padang Suwito yang dikonfirmasi melalui pesan aplikasi WhatsApp terkait keberadaan pupuk subsidi di Bangun Sordang ” Ijin pak di Nagori bangun sordang tidak ada tanaman pangan, sedangkan yang mendapatkan pupuk subsidi adalah petani Padi, Jagung dan Kedele pak, Kios pupuk yang dibangun sordang memang melayani Nagori Tinjowan pak” Jawab Suwito kepada wartawan. Namun ketika ditanya Kembali bukankah betapa jauhnya jarak antar nagori tinjowan dan Bangun Sordang, dan kalau benar peruntukan pupuk subsidi di Nagori tinjowan kelompok mana saja yang berhak mendapatkan pupuk subsidi tersebut ? Kordinator pertanian ujung Padang Suwito lebih memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban.
Adanya kejanggalan penyaluran pupuk subsidi di Kecamatan Ujung Padang diduga adalah atas adanya campur tangan sang kordinator pertanian sehingga penyaluran pupuk subsidi tidak tepat sasaran. Masyarakat Bangun Sordang berharap agar pihak yang berwajib segera menyelidiki keberadaan penyaluran pupuk subsidi di bangun Sordang. (A.S)
