Porosindonesia.co.id Sungailiat – Waoo mencengangkan, penambangan PIP di belakan Polman di pantai Nangnung kembali memakan korban jiwa. 02/09/2023
Beberapa penambang yang dimintai keterangan di lokasi kejadian laka tambang yang menggunakan ponton isap produksi (PIP) telah memakan korban jiwa ( meninggal)
Penambang yang berada tidak jauh dari ponton laka tambang mengatakan, kalau korban meninggal itu terlilit tali gelondongan pada saat beraktivitas seperti biasa, menurunkan dan menaikkan pipa rajuk, kata beberapa penambang PIP.
Di tanyai mengenai siapa pemilik CV yang mengkoordinir penambangan tersebut, namun para penambang tidak tau CV apa, ucapnya ke awak media.
Awak media kembali mengkonfirmasi ke penambang yang lainnya dan mengatakan kalau ponton itu milik pak Mar dan yang meninggal kelilit tali gelondongan itu anaknya, ucap penambang.
Awak media akan mencoba mengkonfirmasi ke Satpol Airud juga ke Kapolres dan PT Timah mengenai kejadian laka tambang yang terjadi di pantai Nangnung pas di belakang Polman tersebut dan berita ini pun kita turunkan. (Abdul Rais)
