Porosindonesia.id Simalungun – Pemerintah Nagori Bosar Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, melaksanakan kegiatan trial atau uji coba pembangunan saluran tersier di wilayah Bosar Bayu, tepatnya di Huta III Bosar Totuan, Nagori Bosar Bayu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program infrastruktur yang dibiayai melalui Dana Desa tahun anggaran 2025.
Saluran tersier yang dibangun memiliki spesifikasi teknis dengan tipe 70/90 dan panjang 179 meter, serta lebar saluran 60 cm. Total anggaran untuk pembangunan fisik mencapai Rp194 juta, dengan tambahan biaya umum sebesar Rp4,7 juta, sehingga total pembiayaan proyek ini adalah Rp198,7 juta.

Camat Huta Bayu Raja, Doni Sinaga, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pembangunan yang dinilai transparan dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa seluruh proses telah melibatkan berbagai pihak, sehingga tidak ditemukan indikasi penyelewengan ataupun korupsi.
Pangulu Nagori Bosar Bayu, Edu Sitorus, mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mengawasi pembangunan agar hasilnya memberikan manfaat nyata bagi warga. Ia juga menyampaikan bahwa proyek ini sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang diusung Presiden RI, Prabowo Subianto.


“Kita berharap saluran ini dapat mendukung pola ketahanan pangan masyarakat, agar kebutuhan pangan semakin stabil dan ekonomi kerakyatan makin kuat,” ujarnya.
Kegiatan trial ini juga dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, pendamping desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Perangkat Nagori serta warga sekitar yang antusias mengikuti jalannya kegiatan. Partisipasi ini menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan desa yang berkelanjutan. (A.S)
