DAERAH

Terbukti tegas dan merakyat warganya mendukung untuk 2 periode.

Poros Indonesia, Pemalang –  Perhelatan Pilkades desa Karangsari kecamatan Pulosari kabupaten Pemalang tinggal menghitung hari lagi. Berbagai rangkaian kegiatan baik dari panitia maupun dari bakal calon kepala desa Karangsari mulai berbenah dan menata langkah langkah yang harus di penuh untuk mensukseskan pilihan kepala desa Karangsari.

Dalam kesempatan itu awak media berkunjung kediaman calon dari incumbent menuturkan, ” alhamdulillah sampai hari ini desa Karangsari yang akan segera mengadakan pemilihan kepala desa di bulan depan. Suasananya masih kondusif dan aman.

Di berbagai kesempatan selalu kami mengajak warga desa Karangsari untuk bergembira ria dalam menghadapi Pilkades ini. Karena namanya Pilkades itu hakekatnya ya kita bersenang senang pada acara pesta rakyat desa untuk memilih pemimpin nya.

Apa lagi semua calon kepala desa Karangsari yang ikut berkompetisi dalam Pilkades ini semua saudara saudaraku semua. Maka dari itu kami pribadi selalu mengajak warga Karangsari untuk bergembira ria untuk menghadapi Pilkades ini.

“Demokrasi ucap Dasuki pada awak media. Dalam Pilkades Karangsari ini yang sudah resmi untuk ikut dalam kontes politik di tingkat desa Karangsari ada calon 4. Untuk sementara dari pantauan tim media poros Indonesia dari keempatnya calon nya sebagian warga Karangsari tetap mendukung dan menghendaki untuk lanjutkan 2 priode.

BACA JUGA :   Wao keren penampungan solar diduga ilegal milik salah satu oknum APH (AR)

Seperti yang diutara kan salah satu warga Karangsari menuturkan. “kami sebagai warga Karangsari yang punya hak pilih dalam Pilkades nanti, kami tetap mendukung Bapak Dasuki untuk menjadi kepala desa Karangsari lagi. Karena beliau itu orang tegas dan merakyat serta orang baik. Bekerja keras dalam membangun desa Karangsari.

” Lebih lanjut Slamet menuturkan lagi ” bapak Dasuki itu satu satunya kepala desa yang selalu hadir di setiap ada masyarakat yang minta dibantu. Seperti halnya jika ada salah satu warga nya yang masuk rumah sakit. Dan yang sakit orang tidak mampu disitu beliau hadir untuk berusaha biar warga tersebut tidak bayar di rumah sakit alias gratis dengan cara beliau ajukan melalui program Jamkesda. Maupun BPJS kesehatan.

Sehingga pembiayaan nya gratis. Nah dari situ, maka teman teman warga lainnya menyebut bapak Dasuki dengan gelar pak Kades Gercep ( kepala desa gerak cepat ) di saat warga nya yang membutuhkan, pungkas Slamet pada awak media. ( M. Abadan)

Shares

BACA JUGA

Muhammad Rizky Apriansyah angkat bicara terkait Keterlambatan Pencairan surplus Lahan Plasma Warga Tahun 2024

Ade Darmansyah