DAERAH

Tambak udang diduga buang limbah ke laut, masyarakat nelayan sekitar resah.

Poros Indonesia, Sungailiat – Beberapa awak media mendatangi tambak udang yang diduga tidak peduli dengan dampak limbah yang dibuang ke laut. Sabtu 17 Desember 2022

Beberapa masyarakat yang sering memasang pukat tarik di bibir pantai Jelitik merasa resah dengan limbah yang di buang oleh perusahaan tambak udang tersebut kelaut. Menurut securiti tambak yang dimintai keterangannya itu milik bos inisial (Am)

Nelayan pesisir yang pernah memberikan keterangan mengatakan, kalau tiap kami menangkap ikan diseputaran tambak itu kami merasa gatal-gatal pak, ucapnya ke awak media.

Awak media.mencoba mencari keterangan langsung ke perusahaan tambak tersebut dengan meminta nomer HP bos tambak inisial (am), namun tidak diberikan oleh securiti yang sedang berjaga di pintu gerbang tambak udang tersebut

Awak media pun mencoba meminta keterangan dari salah satu securiti tambak tersebut, namun mereka mengatakan kalau kami hanya bekerja sebagai keamanan, sesuai tupoksi kami pak. Kami tidak tau menau mengenai internal di dalam, karna disini ada bagian masing-masing, ada kepala perwakilan tambak dan lain-lain katanya

BACA JUGA :   Polres PALI pantau pendistribusian logistil Pemilu dan gudang logistil KPU Pali.

Awak media menanyakan kediaman bos pemilik tambak udang tersebut, namun securiti mengatakan percuma pak,karna bos kami lagi keluar kota, lagi mengurus anaknya, ucap salah satu securiti tambak udang tersebut

Securiti tambak udang tersebut juga mengatakan kalau Kamaren ada dari pihak tata ruang datang pak, juga ada beberapa instansi lainnya yang sering mengambil sempel, namun gak ada apa-apa katanya dan perusahaan pun lagi mengurus surat-surat pak, jelas nya.

Salah satu securiti pun mengatakan agar besok bapak datang lagi pak, karna bertemu oleh pengurus tambak atau kepala kolam pak Asen. Karna beliau sudah pulang pak
ucapnya ke awak media

Awak medi pun kembali mendatangi perusahaan tambak udang tersebut dan meminta ijin ke securiti tambak tersebut, untuk menanyakan masalah limbah yang di buang kelaut tersebut, yang mengeluarkan bau yang tidak sedap dan warna agak kehitaman.

Jawaban yang diterima dari securiti juga tidak memberi masuk, kata bagian laboratorium tambak udang tersebut, kata securiti tambak udang meniru kata karyawan laboratorium kalau mau kesini harus persetujuan bos (Am), kalau bos saat ini masih di luar kota pak ujarnya.

BACA JUGA :   Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan struktural lingkungan Pemkab Bangka

(Abdul Rais)

Shares

BACA JUGA

1 Suro Gambuhan Dukuh Pelem di warnai Atraksi menegangkan dari Pemudanya.

Ade Darmansyah