Jakarta, Porosindonesia.co.id – Bigar Bambu/Tabasheer asli Indonesia kembali menembus pasar china, sebelumnya Tabasheer ini sudah masuk ke pasar china dan beberapa negara lainnya. Akan tetapi pada tahun 2023 Tabasheer belum bisa melakukan ekspor kembali karena harus menunggu protocol ekspor dari china.
Tabasheer ini dipanen dari hasil bambu-bambu yang di budidayakan di pinggiran sungai seperti, Tanjung Balai Asahan,Tapanuli Utara,Tapanuli Selatan ( Sumatera Utara ).
Sebelum kita membahas jauh mengenai ekspor Tabasheer, kita bahas terlebih dahulu mengenai Tabasheer ( Bambuseae Kunth Ex Dumort ) ini merupakan salah satu tanaman asli Indonesia khususnya di wilayah Sumatera, Tabasheer atau sering kita kenal dengan Bigar Bambu ini merupakan salah satu raja dipasaran China dan India.
Bigar Bambu ini merupakan kristal atau lilin yang terdapat pada ruas batang bambu yang dikenal dengan sebutan Tian Zhu Huang, Tabasheer, dan Bamboo Camphor.
Kenapa Tabasheer ini sangat di minati di pasaran China dan India, karena tanaman Tabasheer ini sudah digunakan sejak lama oleh Tiongkok dan India untuk di jadikan sebagai bahan dasar obat tradisional.
Manfaat Tabasheer ini juga bukan hanya digunakan untuk kesehatan saja tetapi, untuk bahan kecantikan pun sudah banyak, seperti digunakan untuk bahan kosmetik, perawatan kulit, dan masih banyak lagi.
Tanaman Tabasheer ini juga sering kita dapatkan di pedalaman sepanjang aliran sungai Sumatera Utara sampai ke Riau.
Secara umum bambu ini memiliki ribuan jenis atau spesies, salah satu dari ribuan jenis atau spesies itu adalah Gigantochloa scortechinii dan Schizostachyum zollingeri. Kedua jenis spesies ini bisa kita temukan di beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand,dan Vietnam.
Untuk negara Indonesia kedua jenis/spesies ini dapat ditemukan didaerah-daerah khusus seperti, Jawa dan Sumatera.
Sebagai Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Dr.Ir.A.M. Adnan,MP pun mengatakan bahwa Tabasheer ini adalah Ekstrak Bambu dengan segudang manfaatnya.
“ Tabasheer ini merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang bisa menembus kembali pasar China, sebelumnya Tabasheer ini sudah sempat di ekspor ke beberapa negara termasuk China. Tetapi pada tahun 2023 Tabasheer ini belum bisa dilakukan ekspor kembali karena menunggu protocol ekspor dari china nya.
Dan setelah mendapat kabar gembira yang dibawa oleh bapak Presiden yang bekerjasama dengan Presiden China Xi Jinping mengenai Tabasheer ini, saya merasa peluang kita sudah cukup dibukakan untuk mengurus protocol ekspornya. Ini adalah bentuk dukungan Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati dan Nabati dalam mendukung program Bapak Kepala Badan dalam meningkatkan Tiga Kali Ekspor ( Gratieks ), kami disini akan terus berusaha dengan baik untuk mendapatkan protocol ekspor tersebut,” tegas Adnan pada Senin,07/08/2023.
Sedangkan menurut data yang kita dapat bahwa pada tahun 2022 Ekspor yang di lakukan karantina pertanian ke China dan Pakistan sebanyak 7,297 Kg dengan Nilai mencapai Rp. 61.261.055. Sedangkan pada tahun 2023 karantina mengekspor Tabasheer ke India dan China Sebanyak 15,569 Kg dengan Nilai Rp. 1.795.586.056, sedangkan pada tahun 2023 ekspor Tabasheer ini di dominasi oleh Negara India.
Dan mitra atau perusahan-perusahan yang melakukan ekspor pada tahun 2022 dan 2023 terdiri dari 5 perusahaan seperti : CV.Mutiara Naga Sejahtera, PT Putri Manalu Bersaudara, UD.Surya Dharma, CV.Lestari Alam Semesta, dan CV. Nature Agro Spice.
Ini adalah data perusahan-perusahan yang sudah pernah melakukan ekspor Tabasheer ke beberapa negara seperti, China, Pakista, India, dan Thailand.
Adnan juga menambahkan bahwa “ Tabasheer asli Indonesia ini akan kita jamin terbebas dari hama penyakit dan sesuai dengan protocol kesehatan dan protocol ekspor tentunya. Ini menjadi salah satu bentuk dukungan dari karantina tumbuhan dan keamanan hayati nabati dalam membantu program Gratieks itu sendiri.
Karena saya pastikan Tabasheer sebelum di ekspor kita jamin dalam proses produksi itu sendiri akan sesuai protocol ekspor,” tambah Adnan kepada Media Poros Indonesia. (Elma)
