Poros Indonesia, Belinyu – Diduga penambangan ilegal daerah Tanjung Batu masih beroperasi, walau sering di razia oleh APH. 6/02/2023.
Beberapa orang yang diduga panitia penambangan di Tanjung Batu yang di dapati oleh awak media, tengah melaksanakan kegiatan membagi-bagi timah dari penambang ponton isap produksi (PIP) yang diduga ilegal dengan sangat santai tanpa menghiraukan keberadaan awak media yang berada disamping mereka.
Awak media mencoba meminta keterangan beberapa orang yang diduga panitia penambangan ilegal di Tanjung batu. Mereka mengatakan dengan serentak kalau kami hanya bekerja pak, untuk informasi tanyakan langsung ke pak Kadus Tanjung Batu, pak Agus (Kadus) yang bertanggung jawab atas semua pekerjaan ponton isep produksi yang ada di Tanjung Batu, ucap mereka.
Awak media mencoba meminta nomer kontak pak Kadus (Agus Kadus Tanjung Batu) yang bisa di hubungi.awak media langsung menghubungi kontak nomer yang diberi, namun tidak bisa tersambung. Awak media kembali mencoba menelusuri sampai kerumah pak Kadus Tanjung Batu dan bertemu dengan istri pak Kadus Tanjung batu, lalu menitipkan nomer HP awak media ke istri pak kadus Tanjung Batu (Agus) namun sampai saat ini belum ada respon.
Yang dimana seorang Kadus perpanjangan tangan pemerintah, harusnya membantu pemerintah untuk menghimbau agar tidak terjadi pekerjaan yang diduga ilegal yang sangat merugikan negara, dimana aktifitas penambangan itu diduga menggunakan minyak subsidi yang didapatkan dari pengepul minyak, yang mendapatkan minyak dari SPBU dengan cara mengantri berulang-ulang untuk mengumpulkan hasil minyak Subsidi jenis Pertaliet dan juga jenis Solar.
Awak media sudah berusaha untuk bertemu dengan pak Kadus yang dianggap masyarakat Tanjung Batu sebagai penanggung jawab terjadinya suatu pekerjaan yang diduga sudah merugikan negara. Karna pekerjaan penambangan atau pengangkutan biji timah diduga tidak sesuai dengan SOP ( ilegal).
Karna tidak ada respon dari pak Kadus Tanjung Batu maka berita ini kita turunkan.(Abdul Rais)
