Poros Indonesia, Sungailiat – Nelayan menjerit akan kondisi mereka yang tidak bisa leluasa bongkar hasil tangakapn laut mereka, hal itu disebabkan ada pelabuhan Nusantara tapi tidak bisa dimanfaatkan buat bongkar muat para nelayan, seperti kejadian pagi hari ini, Sabtu 25-06-2022.
Para nelayan sangat kecewa kepada pemerintah, karna sudah belasan tahun bongkar muat di Muara tidak bisa digunakan maksimal untuk bongkar muat, kata salah satu nelayan pancing ( RHM ).
Pada saat itu nelayan mengatakan kepada awak media, bapak saat ini bisa melihat kondisi dimana kami begitu susah untuk membongkar ikan kami di tepi pantai Jelitik yang ombak besar, tapi kami masih melakukan pembongkaran Ikan, jelas nya.
Salah satu pengusaha ikan inisial A. mengatakan saya sebagai pengusaha ikan sangat kecewa dan tragis dengan permainan oknum-oknum di Muara air kantung jelitik, oknum hanya memikirkan kepentingan pribadi dengan menjual nama para nelayan dan pengusaha ikan untuk kepentingan mereka.

Pak Rhm mengatakan, kalau memang bener memperhatikan nasib kami para nelayan, tolong usahakan supaya Muara itu dikerjakan dengan baik. Siapa pun yang mengerjakan Muara, kami tidak akan mengganggu asalkan Muara itu diprioritaskan, janga asal ada pengusaha yang masuk, oknum-oknum selalu mengatakan mereka rugi, kami sebagai nelayan menanyakan kalau mereka merugi, lalu kenapa mereka berebut untuk mengeruk alur Muara air kantung kalau memang disitu tidak da keuntungan atau kepentingan.
Pak Rhm melanjutkan kalau memang tidak ada keuntungan di Muara, kami para nelayan siap berkontribusi atau sokongan per perahu buat membantu pemerintah, tambah nya.
Salah satu pengusaha ikan mengatakan, bener itu pak kita siap kok kalau memang benar-benar diminta bantuan, kalau memang pemerintah tidak ada dana APBD untuk Muara, ucap nya mengakhiri.(Abdul Rais)
