DAERAH

Mustofa, Perwakilan Nelayan Rajik/Permis sangat setuju dengan masyarakat Brigat menolak PT. Timah untuk menambang di wilayah Brigat.

Porosindonesia.id Pangkal pinang – Mustofa, perwakilan nelayan Rajik/Permis setuju akan biar dan kehendak masyarakat Brigat melakukan aksi damai didepan kantor gubernur dan tidur di depan kantor gubernur sampai aspirasi mereka menolak untuk PT. Timah melakukan penebangan di wilayah Brigat,  26/10/2024.

Kira kira 700.orang masyarakat Brigat melakukan aksi damai di depan kantor gubernur Babel, mereka meminta kepada PJ gubernur agar PT. Timah tidak melakukan penambangan di wilayah Brigat. Masyarakat Brigat  juga mengatakan apakah pemerintah termasuk TNI/Polri itu dibentuk untuk membela masyarakat atau membela perusahaan yang hanya mementingkan hasil saja dan tidak mementingkan nasib para nelayan Brigat, ucap mereka dalam aksi nya.

Beberapa perwakilan nelayan Brigat beserta tokoh-tokoh masyarakat mengatakan kepada awak media, kalau mereka dari dulu sampai sekarang tidak menginginkan adanya aktivitas penambangan di daerah Brigat. Aksi damai masyarakat Brigat beserta tokoh-tokoh masyarakat dan para nelayan mengatakan jika PT. Timah masih nekat ingin melakukan penambangan, maka masyarakat Brigat tidak akan tinggal diam.

BACA JUGA :   Festival Pelajar Nusantara ( FPN) provinsi Bangka dilaksanakan di LPP RRI Sungai liat dihadiri Sekda Provinsi Babel.

Bisa jadi masyarakat Brigat akan membakar ponton-ponton yang akan di pekerjakan oleh PT. Timah.  Vv ( Abdul Rais)

Shares

BACA JUGA

Gen Pro Indonesia Soroti Rencana Prabowo Pangkas Komisaris dan Dana Tentiem BUMN, Tasrif M. Saleh : Mendukung Penuh!

Ade Darmansyah