DAERAH

Mobil ambulans desa Prambatan kabupaten Pali Sumsel yang sangat dibutuhkan warganya belum dapat terealisasi karena kekurangan dana.

Poros indonesia.id Pali – Semenjak terjadinya kecelakaan 2 tahun lalu (5/9/2023). Mobil ambulan desa Prambatan kecamatan Abab Kabupaten Pali, yang di tabrak oleh mobil Tanki BBM milik PT.Putra Salsabila Perkasa,yang terjadi di jalan lintas Prabumulih-Palembang tepatnya di desa Segayam kecamatan Gelumbang kabupaten Muara Enim Sumatra selatan.

Yang mengakibatkan 3 orang warga desa Prambatan kecamatan Abab kabupaten Pali meninggal dunia.

Semenjak terjadinya kecelakaan 5/9/2023, sampai dengan saat ini 29/1/2025, hingga memasuki waktu dua tahun warga desa Prambatan mengeluh akan belum ada mobil ambulan desa tersebut, karna pentingnya mobil ambulan desa itu untuk pelayanan kesehatan bagi mereka, yaitu masyarakat deesa  Prambatan.

Padahal sudah ada kopensasi dari pihak perusahaan PT.Putra Salsabila Perkasa kepada Pemerintah desa Prambatan terkait mobil ambulan desa yang rusak di tabrak mobil tenki BBM waktu itu, jelas warga yang tidak mau di sebut namanya.

 

Bebekal informasi yang di dapat dari masyarakat desa Prambatan, awak media ini langsung bergegas mendatangi pemerintah Desa prambatan dan bertemu dengan Armansol kepala desa Prambatan.

BACA JUGA :   Babinsa,BabinKamtibmas,Satpol PP dan Tim Covid 19 mengantar almarhum warga terjangkit Covid-19 kepemakaman.

Hal ini dilakukan untuk mengkonfirmasikan akan mobil ambulan desa Prambatan, yang belum di realisasi hingga saat ini, karna itu warga bertanya-tanya kapan adanya mobil ambulan itu, ucap warga seraya bertanya. Oleh karna warga desa Prambatan sangat membutuhkan akan adanya mobil ambulan desa tersebut .

Penjelasan Armansol kepala desa Prambatan terkaait ambulan desa Prambatan, mengatakan bahwa PT.Salsabila Putra Perkasa telah memberi konpensasi sebesar Rp.70.000.000 dengan adanya perjanjian prusahaan. Namun kalau hanya dengan kopensasi sebesar Rp.70.000.000 tidak bisa mengganti ambulan baru, jelasnya.

Saat ini pemerintah desa Prambatan menunggu dan mengharapkan bantuan dari perusahaan :
– PT.GBS (Golden Blossom Sumatra)di
bidang kelapa sawit.
– PT.EPI. Tambang batu bara.

– PT.SLR (servo lintas raya)Tambang batu
bara.

Dengan dana CSR, karena tiga perusahaan ini beroperasi di wilayah desa Prambatan.Lalu saat ini masyarakat jadi bertanya tanya, di kemanakan konpensasi Rp.70.00000 tersebut, ucap warga seraya bertanya. Karena tiga perusahaan tersebut diatas pada tahun 2025 ini akan membantu dengan dana CSR untuk ambulan desa, desa Prambatan.   (AT)

Shares

BACA JUGA

Jenguk Warga Yang Sakit, Wakapolres Wajo Beri Santunan dalam rangka Anjasana.

Ade Darmansyah