Porosondonesia.id Simalungun – Oknum kepala sekolah Dongsi Manurung selaku Kepala Sekolah SDN 091550 Raja Maligas, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, telah mencoreng marwah Dinas Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun.
Diketahui,demi meloloskan Laporan Pertanggung jawaban pada penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah yang dipimpinnya, Dongsi Manurung diduga palsukan Tanda Tangan Ketua Komite Sekolah Adi Irawan Nasution. Hal ini disampaikan salah seorang Narasumber yang dapat dipercaya kepada awak media.
Komite sekolah Adi Irawan Nasution yang dikonfirmasi melalui pesan aplikasi WhatsApp terkait hal tersebut mengungkapkan bahwa pemalsuan Tandatangan terkait LPJ Dana Bos disekolah SDN 091550 Raja Maligas memang benar adanya, ” Saya tidak pernah menanda tangani LPJ Dana Bos bahkan bagaimana Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) tersebut saya tidak pernah mengetahui ” ungkap Adi Irawan Nasution selaku ketua Komite tersebut.
”Selama kepseknya Dongsi Manurung menjabat,saya tidak pernah menanda tangani apa pun yang terkait dengan Dana BOS,baik itu LPJ dan SPJ saya tidak pernah tahu,Komite juga jarang dilibatkan didalam setiap kegiatan Sekolah,bahkan rapat tahunan yang seharusnya dilakukan pun tidak pernah terjadi.
Salah seorang guru yang mengaku mengajar disekolah tersebut pun sangat menyayangkan sikap Dongsi Manurung yang terkesan tidak peduli dengan keadaan sekolah tersebut. ” Lihat saja keadaan kamar mandi siswa itu pak tidak ada yang bisa digunakan” terkait Dana Bos kami oknum guru juga tidak pernah mengetahui, bahkan pernah kami tanyakan namun malah kami disuruh menanyakan Kordinator Pendidikan, padahal sebagai dewan guru kan kami seharusnya mengetahui keberadaan anggaran Dana Bos disekolah tersebut”, ucap nya. Dongsi Manurung selaku kepala sekolah di sekolah tersebut belum dapat dimintai tanggapannya. (A. S)
