DAERAH

Galian C ilegal di Talang kepu kecamatan Gandus Palembang resahkan warga sekitar.

Porosindonesia.id Palembang – Pada saat ini banyak galian-galin tanah atau tambang golongan C bermunculan baknjamur ditengah hujan yang tidak memiliki izin di kota Palembang.

Galian galian atau tambang golongan C ini terletak di pinggiran kota Palembang, daerah Talang kepu kecamatan Gandus, dimana para oknum oknum yang mempunyai galian C ini hanya memeting kan keuntuangan sendri, tidak memperdulikan lingkungan hidup, terutam di sekitaran Talang kepu pinggiran kota Palembang, yang mana pastinya galian atau tambang golongan C ini merusak hutan dan menggangu siklus kehidupan di wilayah hutan tersebut.

Menurut pekerja yang bekerja di lokasi tambang tersebut, yang bernama Odi dan Oni ( alias ) mengatakan pada awak media, bahwa tambang golongan C ini dimiliki oleh bos pengusaha keturunan warga kota Palembang, yang tidak mau mengatakan atas nama perusahaan apa, mereka hanya menyebutkan bahwa tambang tersebut milik bos Arjun, jelas mereka.

Kami ini hanya pekerja yang melakukan pekerjaan kami saja, ucap mereka. Dan tugas kami hanya melakukan checker atau menulis Nopol Dumptruk yang keluar dan masuk saja, tambah nya.

BACA JUGA :   Silaturahmi Pengurus BKOW, Ketua BKOW Sri Utami Bahas Masalah Perempuan dan Anak

Ketika awak media ingin melakukan konfirmasi terkait keberadaan tambang golongan C tersebut kepada pemilik atau pengusaha lewat saluran Celluler yang dimiliki oleh pekerja tersebut, terdengar jawaban bos pemilik atau pengusaha mengatakan, jangan arahkan mereka ke kantor, jawab bos Arjun dengan tegas.

Mendengar jawaban pemilik yang jelas ingin menutupi keberadaan tambang galian C ini, kami dari team media memperkirakan bahwa tambang galian tanah itu jelas ilegal, yang tidak memiliki ijin dari pemerintah.

Oleh sebab itu kami mencoba mewawancarai masyarakat sekitar lokasi tambang, dan mereka mengatakan, bahwa kami juga keberatan dengan keberadaan tambang tersebut, dimana saat ini hutan sekitar kami jadi gundul, dan ekosistim yang ada disana jelas terganggu, ucap salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Oleh sebab itu kami meminta dengan hormat kepada para penegak hukum agar menindak tegas para pengusaha seperti ini, sebab tidak menguntungkan kepada masyarakat sekitar juga, tambah nya. Kalau bisa kami minta kepada pemerintah agar tambang ini segera di tutup, jelas nya.

BACA JUGA :   Bupati Bandung : Saya Akan Evaluasi Kinerja ASN Setiap Tiga Bulan

( Pirladi )

Shares

BACA JUGA

Asisten Ekonomi Dan Pembangunan Kota Depok bersama DKP3 Bangun Kota Depok Melalui Urban Farming

Ade Darmansyah