Porosindonesia.id Bangka – Diduga pekerjaan proyek ruas jalan KD Mentok-Mapur, dikerkakan asal-asaln oleh CV Lian Jaya.18/09/2024
Saat awak media melintasi jalan menuju Mapur, awak media menemukan pekerjaan proyek ruas jalan asal-asalan yang menggunakan anggaran balanja daerah (APBD).
Sungguh sangat miris, saat awak media melihat plang proyek yang terpasang sangat jauh dari pekerjaan yang lagi dikerjakan, seakan akan beda pekerjaan dengan plang tersebut, yang kemungkinan untuk mengecoh masyarakat maupun organisasi sebagai lembaga swadaya masyarakat agar tidak dapat mengetahui kecurangan yang dilakukan kontraktor.
Beberapa pekerja saat dimintai keterangannya mengenai pekerjaan mereka yang tidak sesuai dengan SOP mengatakan, kalau mereka hanya bekerja mengikuti petunjuk atau arahan dari pengawas atau mandor, jawab mereka.

Awak media mencoba meminta pekerja untuk menghubungi penanggung jawab mereka. Namun alasan mereka tidak memiliki nomer kontak pengawas atau mandor mereka, sebuah jawaban klise untuk menghindar dari pertanyaan tersebut.
Namun sungguh sangat disayangkan akan sikap pemborong yang mengesampingkan mutu demi mencari keuntungan lebih. Dan sangat disayangkan akan sikap dari instansi dinas PUPR yang tidak memberikan pengawasan di lapangan, sehingga terlihat seolah olah ada pembiaran, atau mungkin sudah ada main mata dengan pihak kontraktor dan Dinas serta para instansi lainnya.
Sebab jelas terlihat adanya pekerjaan yang di kerjakan asal asalan, namun tidak ada teguran dari pengawas. Oleh sebab itu di minta kepada Dinas ataupun instansi terkait agar melakukan survey ke lapangan serta melihat hasil pekerjaan selagi belum selesai. Hal ini dikatakan serang warga di sekitar lokasi yang melihat pekerjaan tersebut dilakukan oleh kontraktor. Oleh sebab itu secara pribadi saya minta tolong kepada pihak media untuk mengangkat berita ini, agar pemerintah dan kontraktor tau, bahwa proyek ini menggunakan uang rakyat, jelas nya.
Dan juga jelas terlihat bahwa para pekerja tidak memenuhi safety sebagai pengaman untuk pekerja, atau memang tidak disediakan oleh kontraktor.
Awak media akan terus mengusahakan mengkonfirmasi pada pihak-pihak yang ikut bertanggung jawab atas pekerjaan asal-asalan tersebut, lalu berita ini kita turunkan.(Abdul Rais)
