DAERAH

Bupati kabupaten Bangka resmikan Masjid Baitul Makmur di kelurahan Matras Sungailiat.

Poros Indonesia, Sungailiat Bangka – Bupati kabupaten Bangka Mulkan S.H.,M.H resmikan Masjid Baitul Makmur yang terletak di lingkungan jalan Laut kelurahan Matras, Sungailiat. Dalam peresmian ini turut juga dihadiri Kapolres Bangka, para asisten dan staff ahli bupati, camat Sungailiat, wakil ketua PBNU Bangka Belitung, ketua DPC kabupaten Bangka, lurah Matras, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta para hadirin yang hadir dalam dalam acara peresmian tersebut.

Dalam kata pengantar sambutan oleh pembawa acara mengatakan, pertama tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT, nikmat nya hari ini kita bisa berkumpul bersama dalam acara peresmian masjid Baitul Makmur dan penerimaan mobil ambulans dan tak lupa sholawat dan salam kita kepada nabi besar junjungan kita, Nabi besar baginda nabi Muhammad SAW, serta kelurga besar, sahabat dan pengikutnya hingga akhir jaman. marilah kita memulai acara ini dengan mendengar dari pembacaan ayat suci Al quran surat Attaubah ayat 18 oleh Qorikka muhamad.

Dalam acara inj juga pembawa acara meminta dan memohon bantuan kepada CV. BIM ( Bangka Investama Mandiri), dimana pembangunan masih sangat butuh bantuan untuk beberapa ruangan serta tempat wudhu wanita yang akan dibuatkan terpisah, yang mana kemungkinan besar masih kurang sekitar 100 juta an.

BACA JUGA :   Dalam Rangka HUT Ke-77 TNI Yonzipur 3 / YW mengadakan Kontes Burung di Kompi Bantuan Cimahi.

Dan tak lupa mengucapkan terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan kepada panitia dalam melaksanakan pembangunan masjid Baitul Makmur. Dan panitia juga sangat memberikan apresisasi kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan bantuan serta doa selama pembangunan masjid berlangsung, dan tak lupa kepada masyarakat sekitar, kiranya kehadiran masjid Baitul Makmur dapat meningkatkan keimanan masyatakat sekitar nya.

( Abdul Rais )

Shares

BACA JUGA

Diduga peroyek hantu,  pengaspalan jalan SMU negeri 16 kota Palembang, patut di pertanyakan.

Ade Darmansyah