DAERAH

Batuan CSR PT Putera Sarana Shakti dan PT. Bangka berupa 12,5 ton beras

 

Sungailiat, Poros Indonesia Senin, 27/12/2021 —  Bantuan CSR PT. Putera Sarana Shakti dan PT.Bangka Tim Industri Berupa 12,5 ton Beras untuk sumbangan beras vaksin untuk Kabupaten Bangka, acara serah terima dilakukan dihalaman rumah dinas Bupati Bangka.

Sumbangan beras vaksin untuk kabupaten Bangka setara dari aliansi petani tambak indonesia nusantara (Aptin) Bangka Belitung, yang diserahkan oleh ketua APTIN Pusat Bapak Hidayat Arsani, dimana beliau ini betul-betul peduli dengan Masyarakat kita di Bangka Belitung ini, dalam serah terima juga didampingi Ketua APTIN Bangka Belitung bapak Nursiwan Bakerie, pengurus APTIN bapak Ali selaku Bendaharawan, bapak Asmadi pakde dari rumah makan Pangeran, yang diterima oleh buoati bersama kepala OPD di lingkungan, Pemkab Bangka.

Dalam kata sambutan nya buoati mengatakan, kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan ribuan terima kasih kepada bapak Hidayat dan jajaran, terutama bagaimana kita bersama-sama untuk bergandeng tangan untuk saling bahu membahu untuk berkolaborasi menyelesaikan permasalahan di kabupaten Bangka, terutama menyangkut vaksinasi, karena target kita akhir Desember mencapai minimal 70%. Tiga minggu terakhir sangat mengkhawatirkan, kita karena kondisi terhadap vaksinasi agak lamban yang ada di 62 desa, 18 kelurahan dan 8 kecamatan. Bahkan persentase sangat berat terhadap kenaikan vaksinasi kata, Mulkan.

BACA JUGA :   Ketua FP3D Gustari berharap agar pembangunan pabrik kelapa cepat terealisasi

Sudah beberapa banyak langkah yang kita ambil bersama terutama memberi pemahaman kepada masyarakat tetapi tingkat kesadaran masyarakat kita sangat minim sangat rendah. Sehingga kita melakukan upaya-upaya yang sangat strategis, kami mem BKO kan semua OPD kita di lapangan, di setiap desa, kelurahan untuk membantu percepatan vaksinasi. Sudah hampir satu minggu ini kita, mengalami kenaikan. Sehingga hari ini kita mendapat kabar kita sudah di 71 %. Berarti kita sudah lolos dari target minimal 70% dari pemerintah pusat.

Tetapi mulai tanggal 24 Desember kemarin, kita sudah diharuskan untukanak-anak usia 6 tahun dan 12 tahun ke atas. Kalau kemarin anak-anak usia 12 tahun sampai lansia. Naik lagi prosentase kita. Kalau dulu usia 12 tahun sampai lansia. Sehingga dengan adanya souvenir-souvenir ini luar biasa. Memang mungkin masyarakat di pedesaan ini sangat berharga, apalagi ada bantuan dari pelaku-pelaku usaha kita di kabupaten Bangka,

Oleh sebab itu kami kemarin mengajak baik pak Dayat selaku Ketua APTIN Pusat dan Bapak Nursiwan selaku ketua APTIN Propinsi. Agar kita sama-sama membantu masyarakat kita untuk vaksinasi ini. Sehingga kemarin sudah 6 hari ini sudah kita lakukan walaupun kemarin kita belum siap terhadap sembako kita. Sehingga saya perintahkan kepada pak camat, pak Kapolsek, pak Bhabin, dan Bhabinkamtibmas, kalian lah merupakan jaminan bahwa nanti sembako akan kita beri dikemudian hari. Alhamdulillah bisa kita lakukan. Dan sampai nanti kami evaluasi terakhir tanggal 30 hari Kamis. Karena tanggal 30 akan kita suplai terutama kita yang terutang souvenir ini, jelasnya.

BACA JUGA :   Tugas Jurnalistik patut diduga di halangi oleh oknum petugas keamanan Hotel Grand Sunshine.

Kalau pak Mulkan tidak kaya, tetapi kawan-kawan pak Mulkan yang kaya. Inilah salah satu bos kita yang pada ada, paling kaya, pak Dayat dan kawan-kawan yang membantu kita. Jadi pak Dayat ini ada tidak ada permintaan masyarakat, selalu peduli kepada masyarakat. Ada tidak ada penyakit, tetap peduli. Bahkan rumah sakit tidak pernah berhenti karena pak Dayat ini, Itu resiko kita terhadap pelayanan masyarakat. Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas dukungan kepada kami. Karena kunci keberhasilan adalah kebersamaan dan kekompakan, pungkasnya. (Imron)

Shares

BACA JUGA

Ketua Karang Taruna Kab Bangka kecam keras dan sesalkan keteledoran administrasi Timsel dan Kesbangpol Babel terkait Calon Paskibraka Nasional dari Kabupaten Bangka

Ade Darmansyah