DAERAH

Anggaran pemeliharaan diduga di korupsi Ratusan hektar Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) di PTPN IV Regional 1 Kebun Unit Bangun terlantar.

Porosindonesia.id Simalungun Sumut – atusan hektar Tanaman kelapa sawit milik Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di PTPN IV Regional 1 kebun Unit Bangun yang berada di Kecamatan-kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun ditemukan terlantar bagaikan tak bertuan.

Tanaman Belum Menghasilkan (TBM 3 ) tampak tidak dilakukan perawatan sehingga keadaanya sangat memprihatikan. Amatan dilokasi proses kemis piringan yang mulai awal seperti kemis manual tidak dilakukan sehingga lingkaran piringan pokok sawit tampak ditutupi semak belukar, selain pemberian tangkos sebagai unsur hara penyubur tanah tidak di aplikasikan dalam proses pemeliharaan tanaman.

Tanaman Belum Menghasilkan pada usia tanam (TBM 3) sudah seharusnya diberikan tandanan kosong (tangkos) untuk memberikan kesuburan pada tanah dan menjadi unsur hara pada tanaman, sehingga kelak tanaman pokok sawit akan memberikan hasil yang baik pula, namun akibat kurangnya perawatan pada pokok sawit tanaman tampak sudah mulai menguning.

Anggaran pemeliharaan yang selalu dikucurkan oleh kementerian BUMN diduga dikorupsi oleh oknum-oknum tertentu bisa dari asisten, Askep dan manager dapat menikmati hasil sunatan anggaran tersebut, sehingga tanaman yang berada di afdeling 3 kebun unit Bangun tampak bagaikan hutan belantara dan tanaman pokok sawit tak bertuan.

BACA JUGA :   Polres Bangka Barat Kawal Operasi Pasar Murah, Pastikan Stabilisasi Harga Jelang Ramadhan

Perawatan TBM kelapa sawit diareal afdeling 3 Unit kebun Bangun terkesan telah diabaikan. Padahal, PTPN IV telah menggelontorkan anggaran yang besar untuk perawatan dan pemeliharaan ratusan hektar TM diareal afdeling 3 tersebut.

Salah seorang warga yang ditemui dilokasi kepada media poros Indonesia.co.id mengatakan bahwa pemeliharaan TM di afdeling 3 Unit kebun Bangun sangat miris ” ini areal HGU afdeling 3 bang, kalau nama bloknya yang sekarang sudah tidak tau bang, soalnya sekarang sudah berganti, saya pensiunan karyawan dari kebun ini, ini juga belum seberapa bang coba masuk lebih kedalam lagi maka akan ada hutan disana”, terangya serba melemparkan senyum kepada awak media.

Adanya keadaan TBM yang terlantar awak media melakukan konfirmasi melalui pesan aplikasi WhatsApp kepada Manager PTPN IV Regional 1 Unit Kebun Bangun, Sunggul Wandi Sihaloho hanya memberikan jawaban singkat, *“Terima kasih infonya, Bang.”* Tidak ada penjelasan lebih lanjut tulisnya menjawab konfirmasi awak media.

Adanya tanaman menghasikan yang didugar terlantar tentunya akan sangat merugikan perusahaan perkebunan Nusantara milik kementerian BUMN. Adanya TBM tidak terawat bagaikan hutan belantara, diduga akibat adanya korupsi anggaran pemeliharaan pada tanaman tersebut. Untuk itu kementerian BUMN diminta untuk menurunkan tim untuk melakukan audit anggaran pemeliharaan perkebunan di PTPN IV Regional 1 Unit Kebun Bangun (A.S)

Shares

BACA JUGA

Warga RT 4 RW 2 Gambuhan adakan upacara HUT Ke 78 RI

Ade Darmansyah