DAERAH

Kemarau mandi debu, musim hujan mandi lumpur, kondisi jalan desa Daya utama kecamatan Muara padang.

Porosindonesia.id Sumsel – Desa Daya utam kecamatan Muara padang kabupaten Banyuasin. Kondisi jalan di tempat kami ini yah, bila hujan mandi lumpur, kemarau mandi debu, ucap Kades Sudibyo Gunawan pada awak media yang berkunjung ke desa Daya utama.

Kades Daya utama mengatakan, desa kami ini yang terutama jalan dan jembatan tidak diperhatikan oleh pemeritahan kabupaten Banyuasin, saat ini sangat banyak jalan rusak parah berlobang, dan tidak rata masih jalan tanah lumpur/debu.

Demikian dengan ungkapan Jukri, seorang warga desa Daya utama mengatakan pada awak media, kami sangat memohon kepada pemerintah, agar desa kami terkena pembangunan dan perbaikan, ucap nya.

Tolonglah kami masyarakat kecil ini wahai bapak pemeritahan pusat, diperhatikan desa kami ini yang terutam jalan dan jembatan kami untuk menju ke kecamatan saja mebutuhkan waktu 2 jam, dan tolong diperhatikan juga jembatan yang sehari hariĀ  kami lewati hanya jembatan kecil. Kalau ada mobil yang kecil saja melintas kami harus berhenti dulu menugu mobil/motor lewat dulu bergantian, ungkap Jukri.

BACA JUGA :   Proyek saluran air di Pemkot Palembang, banyak menjadi proyek siluman

Jalan desa Daya utama ini kalau jalan nya bagus dan mulus dibutukan waktu hanya setenga jam menuju kecamatan, dan yang sangat kami kawatirkan dan yang kami susahkan kalau ada yang sakit parah atau ada musibah yang tidak diinginkan untuk menuju ke Puskesmas saja perlu waktu yang lama, atau ibu-ibu yang ingin melahirkan, melihat akan hal itu maka kami sangat berharap perhatian pemerintah, jelas nya.

Saat ini kami hanya mengandalkan tenaga masyarakat dan swadaya masyarakat untuk memperbaiki jalan utama desa Daya utama. Oleh sebab jalan dan akses menuju desa kami ini sangat memprihatikan, maka desa kami sangat jarang di kunjungi oleh pejabat pemerintah, jelas Kades Daya utama.

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan kami dan masyarakat desa Saya utama, masyarakat hanya pergi sekali seminggu ke kota kecamatan berbelanja keperluan nya, hal itupun bila sedang musim kemarau, bila pada musim hujan, maka kebanyakan masyarakat tidak pergi membeli kebutuhan lain, hanya cukup kebutuhan pokok dari hasil masyarakat desa kami saja, terang nya. ( Pirladi )

Shares

BACA JUGA

Grand Opening Klinik Utama Jantung Hasma Medika Bandung Sukses

Ade Darmansyah