DAERAH

Lemahnya sistem Pengawasan dipelabuhan bangsalae siwa, Jadi sorotan .

 

Poros Indonesia,Wajo.Sabtu (01/10/2022) – Pasca insiden kebakaran Di atas KMP NEW ROSE beberapa waktu yang lalu menjadi buah bibir Karna diduga Lemahnya pengawasan dari dinas terkait terhadap angkutan kapal laut menjadi pemicu Terjadinya kecelakaan kebakaran.

Lemahnya pengawasan dari dinas terkait terhadap angkutan kapal laut menjadi pemicu Terjadinya kecelakaan. Pengawas dalam hal ini.Sekretaris Lembaga Pemantau penyelenggara (LPPNRI) Kabupaten wajo Rustan.SE, Angkat bicara saat diwawancarai Sabtu (1/10/2022) Mengatakan, Bagaimana Regulasi penerapan pengawasan tidak dijalankan sesuai jalurnya, yang mengakibatkan kebakaran diatas KMP New Rose hari Kamis yang lalu.

Lanjut Rustan untuk menimalisir kemungkinan yang tidak di inginkan seperti insiden yang baru-baru ini terjadi,tentu Kita mulai dari ketentuan atau Regulasi yang ada yg merupakan SOP dan sedapat mungkin semua Stakehokder berfungsi maksimal sesuai tupoksi
dan zona wilayah masing-masing.

Lanjut Rustan ketika truk parkir di area terminal pelabuhan, petugas melakukan pemeriksaan mulai dari muatan hingga kondisi truk. Termasuk muatan truk, berbahaya atau tidak. Jika sudah layak maka diperbolehkan masuk kapal.

BACA JUGA :   Satreskrim Polres Wajo berhasil mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor ( Curanmor ) jenis roda dua.

“Toh nyatanya mulai sebelum masuk sampai di dalam kapal tidak pernah ada pemeriksaan. Dampaknya kalau sudah begini, penumpang yang dirugikan,” tandas Rustan

Tragedi KMP New Rose itu bukan karena kelalain penumpang tapi melainkan lemahnya sistem pengawasan dipelabuhan bangsalae siwa.

Lanjut Rustan yang mana zona A ada KPPP dan Dinas perhubungan Daerah bidang laut.
Tupoksinya seperti yg sama kita ketahui Adalah pemeriksaan kendaraan ,dan muatannya layak atau tidak untuk mendapatkan dokumen di muat dalam kapal feri jenis kapal Roro Jadi harus betul-betul muatan
Sesuai standar kelayakan sesuai Regulasi yg ada.

Lanjut Rustan kalo di Zona C merupakan daerah yang Steril ada Polairud dan Kordinator Satuan Pelabuhan (Korsatpel) dari kementerian perhubungan mengecek ulang dokumen.

Jika saja para pengawas ini tidak lalai dalam menjalankan fungsinya sebagai pengontrol, tentu kecelakaan tidak akan Terjadi ungkapnya.

Lemahnya lagi, terkait standar pemuatan barang, petugas yang terkait dipelabuhan bangsalae siwa seharusnya memerhatikan hal-hal penting seperti pengecekan seluruh angkutan muatan sebelum masuk kapal.

BACA JUGA :   Penemuan Jenazah Pegawai Kopersi Maju Bersama Gegerkan Masyarakat Solok Selatan

Ditempat terpisah Dampos Polairud Wajo Bripka Irfan Tory saat dikonfirmasi, jumat 30/9/2022. mengatakan
Selama ini, kami tidak pernah dikonfirmasi atau dengan kata lain tidak ada koordinasi atau apapun dari pihak manapun yang ada dipelabuhan bangsalae siwa, ucap Dampos Polairud Wajo yang berada di Siwa..(SUL-SEL).

Shares

BACA JUGA

Pemerintah Kota Bandung serius menerapkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) secara bertahap

Ade Darmansyah