Poros Indonesia, kabupaten Bandung – LSM GMBI distrik kabupaten Bandung hadir di tengah masyarakat dalam rangka Baksos dan khitanan massal bertempat di markas LSM GMBI distrik kabupaten Bandung di kompleks perumahan GPI
Kegiatan Baksos ini dihadiri oleh jajaran pengurus distrik LSM GMBI kabupaten Bandung dan hadir perwakilan dari desa Sindang panon diwakili oleh kepala dusun IV bapak Asep SH, dan juga dari tenaga kesehatan Dr. Lusi dan Dr Sambawa mereka berdua dari Puskesmas Banjaran dan Puskesmas Kiangroke.
Ketua LSM GMBI distrik kabupaten Bandung Suparman mengatakan bahwa kegiatan Baksos dan khitanan massal ini dengan bertujuan agar Ormas /LSM GMBI hadir di tengah masyarakat seusai dengan visi dan misi organisasi kita, ditengah kesulitan masyarakat dan ditengah kebutuhan masyarakat dan peka dengan kondisi masyarakat, ujarnya.
Dengan adanya Baksos dan khitanan massal ini menjadi motivasi bagi yang lain, terutama bagaimana kita bisa bermanfaat bagi masyarakat. Dan bagaimana keberadaan kita itu menjadi solusi kebutuhan maupun kesulitan masyarakat.
Khitanan massal ini awalnya ditargetkan 50 anak tidak mampu atau anak yatim tetapi sulit juga mencari anak yatim tersebut. Yang sudah terdaftar untuk di khitan itu ada 21 anak .
Dalam sesen ini sebetulnya kami tidak mengundang siapa pun, hanya beberapa pengurus dari tingkat kecamatan dan distrik kabupaten Bandung, kami niat nya hanya ibadah kepada Allah SWT.

Setelah ini ada sesen kedua yaitu syukuran, kami targetkan insya Allah tanggal 09 Januari 2022 kemungkinan masih tentatif apakah ditanggal 9 atau kita undur ke tanggal 18 Januari 2022.
Nanti di kegiatan khitanan anak itu bagaimana kita mengemas hiburan bagi anak yang di khitan dan juga buat masyarakat tetapi yang utama bagaimana kita membuat Pesta Rakyat, dengan konsep bahwa kita melakukan itu hadir di tengah masyarakat .
Kita tidak mencari tempat yang mewah atau membuat pencitraan, kami ingin mempertemukan elemen masyarakat dengan pejabat unsur MUSPIDA dan FORKOPIMDA, jadi bagaimana mereka bisa melihat kondisi real ditengah masyarakat ungkap nya.
(Dadang)
