Poros Indonesia.id Simalungun – Keadaan Ribuan pokok sawit Tanaman Menghasilkan kelapa sawit milik PT Perkebunan Nusantara Empat (PTPN IV) Regional II Unit Kebun Mayang sangat memprihatikan dimana keadaan daun tampak berlobang dan sudah mulai gundul akibat diserang hama.
Dilihat dari kondisinya, tanaman menghasilkan yang berada di areal HGU afdeling 4 unit kebun Mayang ini sepertinya kurang perawatan sehingga terserang hama ulat api dan sejenisnya sehingga mengalami rusak pada daun tanaman, Sabtu (8/03/2025)
Seorang pekerja yang mengaku karyawan dikebun tersebut saat ditemui di lokasi mengungkapkan kalau kerusakan tanaman akibat serangan ulat api atau serangga ulat kantong menyerang tanaman kelapa sawit.
” Ini serangan hama ulat api, saya pun kalau memanen terkena gatal bang, tapi bagaimanalah, sangat berbahaya memang bang. Ini belum pernah dilakukan pengasapan atau pengendalian makanya makin cepat meluas, akibatnya daun kelapa tinggal lidi. Kalau upaya membasmi hama tanya bos itu saja bang,” ucap buruh kebun itu.

Maneger Kebun PTPN IV regional 2 Unit kebun Mayang Januar Saragih yang coba dikonfirmasi dengan pesan aplikasi WhatsApp dengan mengirimkan foto dan video keadaan tanaman yang terserang hama ulat, namun sangat disayangkan sepertinya kontak wartawan telah diblokir oleh manager.
Manager yang akan memasuki masa pensiun ini diduga terkesan tidak peduli dengan keadaan tanaman produksi sehingga keadaan serangan hama ulat api semakin meluas. Asisten kepala (Askep) Panuturan Marpaung yang dikonfirmasi melalui pesan aplikasi WhatsApp tampak hanya contreng satu menandakan bahwa kontak awak media juga telah diblokir.
Serangan hama ini akan berdampak pada produksi sawit perkebunan BUMN kedepannya karena akan membutuhkan waktu lama, bisa sampai enam hingga delapan bulan kedepannya dalam masa pemulihan sehingga akan mengganggu produksi sawit.
Serangan ulat api dapat merusak daun kelapa sawit, menurunkan produktivitas, dan bahkan menyebabkan kematian tanaman. Dampak serangan ulat api
Daun kelapa sawit menjadi berlubang dan menggulung. Daun kelapa sawit menjadi lidi, Tanaman akan kehilangan daun hingga 50%–90%
Tanaman akan tidak dapat menghasilkan tandan buah sawit hingga selama 2–3 tahun. Ulat api adalah merupakan jenis ulat pemakan daun kelapa sawit yang paling sering menimbulkan kerugian di perkebunan kelapa sawit. .( A.S)
