DAERAH

Asosiasi Cai Kahuripan Harapkan Ada Pengakuan dari Pemkab Bandung

Porosindonesia.id Jabar – Muskab Asosiasi Air Minum Cai Kahuripan digelar di Riung Panyaungan Kamis 31 Oktober 2024. Dalam kegiatan Muskab H. Aep Saepuloh terpilih kembali menjadi Ketua Asosiasi Pengelelolaan Air Bersih Perdesaan Cai Kahuripan Kabupaten Bandung Masa bhakti 2024 – 2029.

Muskab yang bertemakan, “Dengan Semangat Muskab 2024 Kita wujudkan universal akses air minum tahun 2045 Kabupaten Bandung” diikuti oleh perwakilan pengelola Spam tiap Kecamatan se-Kabupaten Bandung memberikan amanat kepada Ketua terpilih selama 7 hari kerja untuk melengkapi Kepengurusan, karena Ketua
terpilih merupakan formatur tunggal yang berkewajiban menyusun kepengurusan Assoiasi, mulai dari KSB dan seksi yang dibutuhkan.

Dikatakan H Aep Saepuloh, sebenarnya kami sudah mau mengundurkan diri dari kepengurusan ini. Karena begitu banyak kegiatan yang kami urus juga. Tetapi ini panggilan dari rekan rekan dicalonkan kembali, dan kami harus siap mengemban amanah ini. Dan hari inipun akan kita bentuk kepungurusan secara langsung biar kinerja kami maksimal.” Kata H Aep dalam sambutannya.

Selepas Muskab, H. Aep Saepuloh menuturkan kepada awak media program yang akan dikerjakan oleh Asosiasi selama 5 tahun kedepan dengan mengacu kepada tujuan awal daripada dibentuknya Asosiasi tersebut yaitu untuk menjaga ketersediaan Air Bersih untuk kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA :   Satres Narkoba Polres Bangka berhasil menangkap pelaku tindak pidana Narkotika

Aep pun mengeluhkan tidak adanya support anggaran operasional bagi pengurus Asosiasi yang sudah berjalan selama ia memimpin. Sebagai pengurus Asosiasi periode 2019 – 2024, untuk kebutuhan organisasi, ia merogoh dari saku pribadinya sendiri. Bahkan sampai saat ini pun, kantor Asosiasi masih bertempat di pasilitas pribadinya di Kediamanya, keluhnya.

H. Aep berharap, Kepengurusan yang sekarang bisa mendapatkan pengakuan dari pemerintah Kabupaten Bandung dengan menerbitkan SK dari Bupati Bandung, agar ajuan anggaran operasional Asosiasi bisa mendapatkan bantuan dari APBD Kabupaten Bandung, ujarnya.

Sarana penyedia air minum masyarakat (SPAM) merupakan program pemerintah, didanai dari APBD yang dikelola melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), imbuh H. Aep.

“Saya berharap, pengurus Asosiasi SPAM Cai Kahuripan Kabupaten Bandung ini ada pasilitas anggaran dari pemerintah Kabupaten Bandung, seperti halnya di daerah – daerah Kabupaten Lainya di Indonesia yang sudah berjalan mendapatkan bantuan anggaran dari APBD nya,” kata H. Aep.         ( Rudi )

Shares

BACA JUGA

Mantul! Dinilai Kepala Daerah Kolaboratif, Bupati Dadang Supriatna Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2024

Ade Darmansyah